Skip to content Skip to footer

Proteksi Domain mu dengan DNSSEC!

Cara Proteksi Domain – Pernahkah Anda mendengar istilah DNSSEC?

Istilah ini memang belum umum diketahui khalayak, biasanya istilah ini merujuk pada keamanan pada DNS untuk memastikan privasi Anda aman dalam berinternet.

Pasalnya, DNS atau Domain Name System sudah menjadi salah satu sasaran empuk dalam kebocoran data di Internet. Biasanya, Anda akan diarahkan ke website yang menyerupai website aslinya menggunakan DNS Spoofing atau DNS Poisoning.

Jika Anda ceroboh memasukkan data-data pribadi Anda ke dalam website palsu itu, bisa saja data pribadi yang Anda masukkan dicuri oleh hacker dan dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan.

Oleh karena itu, DNSSEC penting untuk menjaga privasi Anda di Internet. Berikut ini, kita akan mempelajari tentang DNSSEC. Mari kita pelajari di bawah ini!

Pengertian DNSSEC

Sebelumnya, kita perlu mengetahui cara kerja DNS terlebih dahulu.

Saat Anda memasukkan alamat domain suatu website, DNS akan mengubah alamat domain yang Anda masukkan menjadi alamat IP website yang Anda tuju. Setelah itu, browser akan menghubungkan alamat IP dengan server website dan Anda bisa mengakses website.

Sayangnya, dalam proses ingin mengakses alamat IP lewat server DNS, browser seringkali kecolongan dengan DNS Spoofing atau DNS Poisoning sehingga browser justru mengarahkan Anda pada website palsu yang akan mencuri data pribadi Anda.

Untuk mengantisipasi kasus serupa, Anda bisa memproteksi data-data pribadi Anda dengan DNSSEC yang bisa melengkapi celah keamanan DNS dengan kode kriptografik.

Baca Juga : Mengenal Koneksi Group Sebagai Holding Company

Selain dengan kode kriptografik, DNSSEC juga dilengkapi hal-hal di bawah ini:

  • RRSIG, berupa signature digital dengan kode sandi khusus.
  • DNSKey, penyimpanan public signing key pada proses otentikasi informasi.
  • DS (Delegation Signer), sebetulnya hash dari DNSKey yang disimpan dalam parent zone yang bertujuan untuk memastikan kredibilitas catatan-catatan dari childzone tertentu.
  • NSEC (Next Secure Record), memastikan record DNS tidak bisa ditemukan.

Sementara cara kerja DNSSEC dalam mencegah kebocoran data adalah sebagai berikut:

  1. RRSet

DNSSEC memiliki suatu tempat untuk menyimpan semua record serupa secara kategorial bernama RRSet yang bisa memudahkan dalam proses menggunakan signature.

  1. Zona Signing Key

Otoritas DNS server menandai RRSET dengan private key dan public key dengan tanda khusus bernama Zone Signing Key (ZSK).

ZSK memakai metode asimetri yang juga digunakan dalam keamanan SSL, sehingga informasi RRSet yang mendapatkan signature untuk public key akan disimpan dalam RRSIG record, sedangkan public zone signing key akan disimpan di DNSKey record.

  1. Key Signing Key

ZSK masih harus divalidasi dengan Key Signing Key (KSK) sebagai penunjuk keamanan DNSSEC. Dengan kata lain, jika validasi berjalan lancar, maka semua DNS zone juga aman dan bisa dipercaya oleh semua sumber informasinya.

  1. Delegation Signer

Meskipun begitu, masih ada proses validasi ulang oleh DNSSEC yang menggunakan sistem hierarki dari DNS untuk memastikan parent zone dan childzone sudah memiliki status aman.

  1. Chain of Trust

Bisa dikatakan, proses ini merupakan konsep dasar dari DNSSEC. Proses ini berjalan dengan mencocokkan data-data dengan parent systemnya pada DS record secara berulang kali sampai semua data masuk ke root server.

Apakah ada kelebihan dari DNSSEC?

Karena DNSSEC bertujuan untuk menjaga data pribadi seseorang dengan mencegah pengalihan ke website palsu, tentu saja DNSSEC mempunyai banyak kelebihannya, salah satunya mencegah aktivitas yang membahayakan data pribadi seperti cache poisoning (keracunan cache), pharming dan serangan man-in-the-middle.

Fungsi DNSSEC adalah mengotentikasikan alamat IP dengan tanda kriptografik dan memastikan jawaban dari server DNS valid dan otentik. 

Jika Anda mengaktifkan DNSSEC untuk nama domain secara tepat, pengunjung website Anda pun bisa aman mengakses tanpa khawatir data pribadinya bocor karena pengunjung sudah dipastikan diarahkan ke website sebenarnya sesuai dengan nama domain tersebut.

Setelah Anda mempelajari DNSSEC, Anda bisa langsung melindungi keamanan DNS website Anda dari kebocoran data dengan DNSSEC.

Intip Berita Viral dan Menarik

Leave a comment